
Banyak jamaah umroh dan haji mulai menggunakan skuter listrik saat menjalankan tawaf dan sa’i di Masjidil Haram. Fasilitas ini membantu jamaah menjaga stamina, terutama lansia, jamaah dengan masalah kaki, maupun jamaah yang mudah lelah ketika beribadah dalam kondisi ramai.
Dulu, jamaah hanya memakai kursi roda manual dengan bantuan petugas dorong. Namun sekarang, pengelola Masjidil Haram menghadirkan skuter listrik yang lebih praktis dan nyaman. Jamaah dapat mengendarainya sendiri tanpa bantuan orang lain.
Meski terlihat sederhana, ternyata masih banyak jamaah Indonesia yang bingung soal cara sewa skuter tawaf, lokasi penyewaan, hingga harga terbarunya. Bahkan sebagian jamaah baru mengetahui layanan ini setelah tiba di Masjidil Haram.
Karena itu, artikel ini membahas panduan lengkap cara sewa skuter untuk tawaf dan sa’i berdasarkan pengalaman jamaah di lapangan agar Anda tidak kebingungan saat berada di Tanah Suci.
Pengelola Masjidil Haram menyediakan skuter listrik khusus untuk membantu jamaah menjalankan ibadah tawaf dan sa’i dengan lebih nyaman. Bentuknya mirip kendaraan roda tiga kecil dengan tempat duduk dan pengendali sederhana.
Banyak jamaah memakai fasilitas ini untuk:
Saat pertama melihatnya, sebagian jamaah mengira skuter ini hanya untuk penyandang disabilitas. Padahal jamaah umum juga dapat menyewanya selama kuota masih tersedia.
Selain praktis, skuter ini juga membuat jamaah lebih nyaman saat kondisi Masjidil Haram sangat padat.
Jamaah paling mudah menemukan lokasi penyewaan skuter di beberapa area berikut:
Biasanya petugas keamanan langsung mengarahkan jamaah menuju area penyewaan resmi.
Pengelola memisahkan jalur skuter dari area thawaf pejalan kaki agar jamaah tetap aman dan nyaman selama beribadah.
Karena area Masjidil Haram sangat luas, jamaah sebaiknya menghafal gate atau pintu masuk sebelum menuju lokasi penyewaan.
Berikut prosedur terbaru yang biasa jamaah lakukan saat menyewa skuter di Masjidil Haram.
Langkah pertama, jamaah harus datang ke area penyewaan resmi yang pengelola Masjidil Haram sediakan.
Biasanya area resmi memiliki:
Hindari memakai jasa tidak resmi yang menawarkan bantuan di luar area masjid karena tarifnya sering tidak jelas.
Saat ini pengelola Masjidil Haram sudah memakai sistem pembayaran digital di beberapa titik penyewaan.
Jamaah dapat:
Selain itu, petugas juga menerima pembayaran langsung memakai kartu debit atau kartu internasional di area tertentu.
Karena itu, jamaah sebaiknya membawa:
Petugas biasanya menawarkan beberapa pilihan layanan seperti:
Setiap jenis layanan memiliki harga yang berbeda.
Jika kondisi tubuh masih kuat, sebagian jamaah biasanya hanya menyewa untuk sa’i karena jarak Safa dan Marwah cukup panjang.
Setelah jamaah menyelesaikan pembayaran, petugas langsung menjelaskan:
Jamaah tidak perlu khawatir karena mereka bisa mengoperasikan skuter dengan mudah.
Pengelola merancang gas dan rem dengan sangat ringan agar jamaah lansia dapat menggunakannya dengan aman.
Pengelola Masjidil Haram sering menyesuaikan harga sewa sesuai musim umroh dan kondisi lapangan.
Namun berdasarkan tarif terbaru yang umum jamaah gunakan, estimasi harganya sebagai berikut:
Saat musim Ramadhan atau libur sekolah, jamaah biasanya mengantre lebih panjang daripada hari biasa.
Karena itu, jamaah sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan kuota skuter.
Banyak jamaah awalnya ragu memakai skuter karena mereka khawatir ibadah terasa kurang maksimal. Namun setelah mencoba, sebagian besar jamaah justru merasa lebih nyaman dan lebih fokus beribadah.
Islam memperbolehkan jamaah memakai alat bantu selama memang ada kebutuhan dan tidak mengganggu jamaah lain.
Jamaah biasanya langsung merasakan penghematan tenaga setelah memakai skuter, terutama setelah menyelesaikan tawaf dan sa’i sekaligus.
Sebagian jamaah lansia bahkan mengaku masih mampu mengikuti jadwal ibadah berikutnya karena kondisi tubuh tidak terlalu lelah.
Jamaah sering membuat antrean skuter menjadi sangat panjang setelah shalat Isya maupun saat musim ramai umroh.
Karena itu, datang lebih awal akan membantu Anda mendapatkan unit lebih cepat.
Meskipun jamaah dapat menggunakannya dengan mudah, semua pengguna tetap harus berhati-hati karena area thawaf sangat ramai.
Jangan memacu skuter terlalu cepat agar tidak membahayakan jamaah lain.
Bawalah barang seperlunya saja agar perjalanan tawaf dan sa’i terasa lebih nyaman.
Sebagian jamaah terlalu sibuk membuat video selama memakai skuter. Padahal tujuan utama tetap ibadah, bukan membuat konten media sosial.
Pembimbing umroh berpengalaman sering mengingatkan poin penting ini kepada jamaah.
Secara umum, semua jamaah dapat menyewa skuter selama kuota masih tersedia. Namun petugas biasanya lebih memprioritaskan:
Saat kondisi sangat padat, petugas terkadang hanya mengizinkan jamaah tertentu memakai skuter.
Karena itu, jamaah muda dan sehat sebaiknya tetap menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
Layanan skuter tawaf dan sa’i membantu banyak jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, terutama bagi lansia dan jamaah yang memiliki keterbatasan fisik.
Selain membantu menghemat tenaga, fasilitas ini juga membuat jamaah lebih fokus menjalankan ibadah tanpa kelelahan berlebihan.
Pengelola Masjidil Haram kini menata proses penyewaan jauh lebih rapi dibanding beberapa tahun lalu. Jamaah pun dapat menyewa skuter dengan lebih mudah dan lebih aman.
Bagi Anda yang ingin menjalankan ibadah umroh bersama pembimbing berpengalaman dan pelayanan nyaman, Salma Tour siap membantu perjalanan ibadah Anda ke Tanah Suci.
Info Penting Lainnya :
by DIM Kreatif